Ruang Lingkup Keprotokolan

Posted by Kang Hermanto on Minggu, 03 Mei 2020

Nah, lanjut lagi obrolan seputar keprotokolan ya. Kali ini saya sharing-kan soal ruang lingkupnya. Telah jelas dalam UU No. 9 Tahun 2010 disebutkan bahwa ruang lingkup keprotokolan meliputi tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan.

Tata tempat yang dimaksud adalah tata urutan atau lebih banyak dikenal sebagai Order of Presedence atau Preseance dalam Bahasa Perancis. Pada hakekatnya mengandung unsur-unsur siapa yang lebih didahulukan atau siapa yang memperoleh hak prioritas dalam urutan. Orang dan instansi atau organisasi yang memperoleh urutan tempat untuk didahulukan adalah mereka yang mendapatkan prioritas dikarenakan jabatan, pangkat dan derajat serta kedudukannya di dalam negara atau masyarakat. Dalam aspek ini, kita harus cermat mempertimbangkan aturan yang layak, etika, kepantasan, keindahan dan humanis sebagai acuan.

Sedangkan tata upacara adalah aturan untuk melaksanakan upacara dalam acara kenegaraan atau acara resmi. Tata upacara itu sendiri terdiri dari kelengkapan dan perlengkapan upacara untuk mendukung terselenggaranya suatu upacara yang dihadiri oleh Pejabat Negara atau Pemerintahan. Dapat juga dihadiri oleh masyarakat yang perlu diatur juga perihal tata penempatannya.

Terakhir, tata penghormatan adalah aturan untuk melaksanakan pemberian hormat bagi Pejabat baik Negara atau Pemerintahan serta tokoh masyarakat tertentu dalam setiap kegiatan. Tata penghormatan sendiri meliputi tata cara pemberian hormat dan penyediaan kelengkapan sarana yang diperlukan untuk menunjang suksesnya suatu acara. Secara spesifik, tata penghormatan diberikan kepada seseorang atau kelompok dapat berupa pemberian tata tempat, pemberian penghormatan berupa bendera kebangsaan dan lagu kebangsaan, penghormatan jenazah bila meninggal dunia dan pemberian bantuan sarana yang diperlukan untuk melaksanakan acara.

Jadi itu tadi ya... Andaikata Anda ditugaskan sebagai protokol, maka akan melaksanakan pengaturan di 3 (tiga) hal di atas. [*]

Previous
« Prev Post

Related Posts

19.17

0 komentar:

Posting Komentar